Deep Breath

Deep Breath Kamukah itu? Tolong beri aku tanda......

Reblogged from kurniawangunadi

kurniawangunadi:

This is beautiful.

Suatu ketika, kita akan memandang cermin di rumah, kala tua. Mengingat masa muda kita yang menggairahkan hari ini. Hal-hal yang membanggakan hidup dan bisa diceritakan kepada generasi penerus. Bekerjalah untuk keabadian :)

(Source: mrlapadite)

"Berlama-lama dikantor sambil menunggu hujan reda adalah alibi bahwa sungguh aku tengah menunggu keajaiban sebuah kabar darimu.
Tahukah kamu?"

#tuan

karunici:

Kita berada di zaman dimana kita menangis ketika melihat seorang lelaki ataupun perempuan terputus hubungan cinta haramnya, namun mati rasa ketika melihat lelaki ataupun perempuan bercerai dari akad halalnya. 

Kita berada di zaman dimana kita merasa menarik mendengar kisah percintaan antara dua jiwa berkecukupan yang malu-malu merindu tetapi enggan menikah, sedangkan kita merasa takut dan pesimis dengan orang-orang sederhana yang berkeinginan berkeluarga. 

Kita berada di zaman dimana seseorang yang masing-masing sudah punya pasangan halal bercanda berlebihan dengan lawan jenis yang bukan mahrom nya, bersentuhan bahkan tertawa-tawa berpelukan, tetapi mereka menganggap hanya hanya pertemanan biasa. 

Kita berada di zaman seorang suami ataupun istri membuka aib mantan pasangannya di khalayak ramai ketika mereka bercerai, sedangkan menyangjungnya setinggi langit ketika masih bersama-sama. 

Kita berada di zaman dimana pernikahan seolah-olah adalah hal yang menyedihkan dengan tamparan, pukulan dan bentakan adalah penghiasnya, sedangkan pacaran adalah hal manis yang tiada pernah habis rasanya. 

Kita berada di zaman yang kata mereka lebih baik punya pasangan yang belum halal daripada sendiri dan berusaha menjaga diri karena Alloh Maha Melihat apa yang hamba Nya kerjakan.

Ah.. apakah sungguh berat beriman di zaman ini? Apakah kita berada di zaman dimana hati kita merasa sunnah adalah keburukan tetapi maksiat pantas diberi toleran? Naudzubillah.. lindungi kami dari hati yang terus terbolak-balik Yaa Rabb.

#muasabah #introspeksi #belajar #istiqomah #ilmu #iman #karenaAlloh

Reblogged from karunici

karunici:

Kita berada di zaman dimana kita menangis ketika melihat seorang lelaki ataupun perempuan terputus hubungan cinta haramnya, namun mati rasa ketika melihat lelaki ataupun perempuan bercerai dari akad halalnya.

Kita berada di zaman dimana kita merasa menarik mendengar kisah percintaan antara dua jiwa berkecukupan yang malu-malu merindu tetapi enggan menikah, sedangkan kita merasa takut dan pesimis dengan orang-orang sederhana yang berkeinginan berkeluarga.

Kita berada di zaman dimana seseorang yang masing-masing sudah punya pasangan halal bercanda berlebihan dengan lawan jenis yang bukan mahrom nya, bersentuhan bahkan tertawa-tawa berpelukan, tetapi mereka menganggap hanya hanya pertemanan biasa.

Kita berada di zaman seorang suami ataupun istri membuka aib mantan pasangannya di khalayak ramai ketika mereka bercerai, sedangkan menyangjungnya setinggi langit ketika masih bersama-sama.

Kita berada di zaman dimana pernikahan seolah-olah adalah hal yang menyedihkan dengan tamparan, pukulan dan bentakan adalah penghiasnya, sedangkan pacaran adalah hal manis yang tiada pernah habis rasanya.

Kita berada di zaman yang kata mereka lebih baik punya pasangan yang belum halal daripada sendiri dan berusaha menjaga diri karena Alloh Maha Melihat apa yang hamba Nya kerjakan.

Ah.. apakah sungguh berat beriman di zaman ini? Apakah kita berada di zaman dimana hati kita merasa sunnah adalah keburukan tetapi maksiat pantas diberi toleran? Naudzubillah.. lindungi kami dari hati yang terus terbolak-balik Yaa Rabb.

#muasabah #introspeksi #belajar #istiqomah #ilmu #iman #karenaAlloh

"Lewat bicara mungkin aku tak terdengar, semoga dengan diam engkau akan paham. Jikapun tidak, aku sudah cukup menyadari jarak kita bukan lg hitungan Km tp rasa yg tlah hampa."

#tuan

"I’ve seen that look somewhere before
Your sorrow’s like an open door
You’ve been this way for much too
long
Somebody must have done you
wrong
But one day the sun will shine on
you
Turn all your tears to laughter
One day your dreams may all come
true
One day the sun will shine on you
I’ve seen that look so many times
I know the sadness in your eyes
Your life is like a wishing well
Where it goes, only time will tell
One day the sun will shine on you
Turn all your tears to laughter
One day your dreams may all come
true
One day the sun will shine on
Say goodbye to the lonely nights
Say goodbye to the northern lights
Say goodbye to the cold north winds
Say goodbye to the autumn leaves
One day the sun will shine on you
Turn all your tears to laughter
One day your dreams may all come
true
One day the sun will shine on you"

Moore,gary

Denting Sepertiga Malam Akhir

Cinta Sepanjang Masa

"When talking about marriage, Allah says your spouses are garments for you. A garment may or may not fit perfectly—but either way, it covers imperfections, protects, and beautifies."

Reblogged from wirdatulsyadiah

Yasmin Mogahed

Originally found on: beautifulsabr

(via islamic-art-and-quotes)

"Your Prayers are your oxygen. No matter how high or low your current state of life, never let go of prayers. Without Allah we are nothing"

Reblogged from wirdatulsyadiah

(via moeyhashy)

"Kau tau aku takkan lama dalam diam, maka tak perlulah bersusah payah menengok rasaku disini..tak perlu."

#tuan

"Tiba masanya rasa itu disiarkan dalam diam, biar beku, biar kaku. Setidaknya keheningan itu melindunginya dari pengabaian demi pengabaian."

#tuan

"Kita sudah terpisah jauh dalam bentangan jarak, mohon jangan menambahnya lagi dengan pengabaian…tuan."

Kebolak-balik

Reblogged from dyahoktavia

dyahoktavia:

Merasa sedang menyelamatkan harga diri, padahal mempermalukan diri-sendiri.

Merasa sedang dijatuhkan, padahal sedang diangkat.

"Aku menyebutnya berjatuhan. Karena dia menghujani lahan yang tak ingin basah. Menumbuhkan kuncup yg belum seharusnya bermekaran."

Reblogged from giovannyputri

Giovanny Putri Andini (via giovannyputri)

albaqywlndr:

Serupa kopi dengan kafeinnya yang melekat tak dapat dipisahkan. layaknya kamu yang setiap saat terikat di fikiran, tak dapat di lepaskan, membendung disana buatku susah tidur setiap harinya. sadarkah kamu tentang hal ini ?

Reblogged from albaqywlndr

albaqywlndr:

Serupa kopi dengan kafeinnya yang melekat tak dapat dipisahkan. layaknya kamu yang setiap saat terikat di fikiran, tak dapat di lepaskan, membendung disana buatku susah tidur setiap harinya. sadarkah kamu tentang hal ini ?

(Source: coffee-tea-and-sympathy)